Menolak Teologi, Membela Pengikutnya

Juli 18, 2008 at 6:29 am Tinggalkan komentar

Kekerasan demi kekerasan nyaris tak pernah surut di negeri ini.Pasca terbitnya Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri tentang Ahmadiyah, jumlah kekerasan kian bertambah. Sebelumnya, kekerasan juga terjadi ketika fatwa sesat MUI kepada Ahmadiyah muncul.

Front Pembela Islam (FPI) dan sejumlah organisasi lainnya secara gencar terus menyuarakan pembubaran Ahmadiyah. Tak hanya itu, berlandaskan pada SKB 3 menteri tersebut, mereka bahkan melakukan aksi penutupan tempat-tempat ibadah, merusak sejumlah tempat dan fasilitas serta melakukan kekerasan baik fisik maupun psikologis terhadap warga Ahmadiyah.

Berbangsa dan bernegara seakan diberi syarat untuk memeluk suatu agama atau keyakinan tertentu. Islam seakan merasa rusak dan hancur karena perbedaan keyakinan umatnya.

Jika kita mau jujur, kekerasan atas nama apapun tak pernah diabsahkan. Perbedaan keyakinan bukan berarti mendapat otoritas untuk menumpas yang Lain (al-akhar). Perbedaan keyakinan seakan menjadi malapetaka dan bencana yang amat dahsyat melebihi tsunami, gempa bumi, kemiskinan.

Memang, Ahmadiyah memiliki keyakinan yang berbeda dengan kebanyakan umat Islam. Mendiskusikan secara kritis terhadap teologi Ahmadiyah bukan berarti menolak Ahmadiyah. Mengafirmasi beberapa bagian teologi Ahmadiyah bukan berarti sedang dibai’at menjadi Ahmadiyah. Begitu juga, membela hak-hak sipil Ahmadiyah seperti yang dilakukan oleh Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) bukan berarti mereka menjadi pengikut Ahmadiyah.

Satu prinsip penting yang perlu dikedepankan adalah bahwa perbedaan keyakinan tidak bisa dijadikan alasan untuk memusuhinya, tetapi justru harus membela dan memberikan pengarahan.Kendati memiliki keyakinan yang berbeda, Ahmadiyah toh merupakan warga negara Indonesia yang harus mendapatkan perlakukan yang sama dari negara.[]

Entry filed under: Bulletin al-Hurriyah, Editorial. Tags: .

Premanisme Berjubah dan Islam Damai Islam Garis Keras Aktor Kekerasan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


SELAMAT BERPUASA

Community for Religion and Social engineering (CRSe) mengucapkan SELAMAT BERPUASA bagi segenap umat Islam. Semoga amal ibadahnya di terima disisi Allah SWT.

Kategori

NGARSIP


%d blogger menyukai ini: