Membuka Pintu Agama

Agustus 9, 2008 at 4:34 pm Tinggalkan komentar

Harvei Cox melalui The Secular City (1966) dengan penuh optimis meramalkan bahwa kuatnya arus sekularisasi sebagai bagian dari globalisasi akan ditandai dengan munculnya peradaban masyarakat urban yang sejajar dengan runtuhnya peran agama tradisional. Paradigma sekular akan menjadi dominan sementara pandangan keagamaan akan menjadi irrelevan dan tersudut dalam ruang private.

Akan tetapi, ramalan ini tidak terbukti sehingga dalam Religion in the Secular City (1985) Harvei Cox meralat prediksinya dengan mengulas kebangkitan agama yang mewarnai ruang publik sekular.
Fakta menjadi terbalik, runtuhnya peradaban urban dan munculnya agama tradisional menjadi tanda baru era ini. Fenomena ini sebenarnya tidak menandai runtuhnya sekularisme secara total. Maraknya agama bangkit di ruang publik dengan berbagai simbol relijius yang tidak tabu lagi untuk dikibarkan menyebabkan ruang publik sesak dengan parade simbol agama. Di sinilah arus baru tercipta dari sekularisme menuju pluralisme.

Namun, dalam kondisi seperti itu, agama dihadapkan pada pilihan yang dilematis. Berbaur dengan yang lain dalam ruang publik atau mengisolasi diri dalam keberagamaan.Kita tahu, keragaman adalah ritme sejarah manusia bahkan seluruh mahluk di dunia ini, karenanya ia tidak bisa dinafikan atau ditentang. Menentang keragaman sama halnya dengan menentang kodrat manusia yang diciptakan secara beragam.

Saatnya kita disodorkan dengan beberapa pilihan sikap. Apakah kita tetap menyatakan bahwa agama kitalah yang paling benar (ekslusif) atau agama lain ada kemungkinan benar tetapi agama kita sebagai titik kulminasi kebenaran (inklusif) atau kita perlu mengatakan bahwa kebenaran tidak bisa dimonopoli oleh satu agama karena semua agama mempunyai kebenaran (pluralis).

Sumber: Bulletin al-Hurriyah Edisi III/Juli/2008

Entry filed under: Bulletin al-Hurriyah, Editorial. Tags: .

Ketika Sekolah Berseragam (Agama) Beda Zaman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


SELAMAT BERPUASA

Community for Religion and Social engineering (CRSe) mengucapkan SELAMAT BERPUASA bagi segenap umat Islam. Semoga amal ibadahnya di terima disisi Allah SWT.

Kategori

NGARSIP


%d blogger menyukai ini: