Posts filed under ‘Opini’

Kampanye Politik & Pemimpin Agama Kita

Oleh: Masroer Ch.Jb (Dosen Sosiologi Agama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)

Sebentar lagi pesta demokrasi terbesar sepanjang kurun lima tahun akan diperhelatkan lagi di negeri ini. Pesta politik yang digelar untuk yanag ketiga kalinya sejak era reformasi digulirkan itu akan melibatkan begitu banyak elemen bangsa. Mulai dari presiden beserta petingi-petinggi negara lainnya sampai ke petani gurem dan kaum pengangguran; semua akan terlibat dengan pesta politik ini.

Dipastikan pesta akbar itu akan dihadiri lebih dari seratus juta penduduk Indonesia. Pesta demokrasi itu tidak lain adalah Pemilihan Umum 2009 yang dirayakan seperti pesta walimahan guna membuktikan bahwa rakyat di negeri ini benar-benar berdaulat atas dirinya. Karena itu tanpa kesertaan dari rakyat yang berdaulat, Pemilu 2009 dalam dua kali putaran ini dipastikan tidak akan bernilai sama sekali, bahkan dapat dikatakan sia-sia dan gagal. (lebih…)

Iklan

September 5, 2008 at 6:23 am Tinggalkan komentar

Ketika Waktu Memodernisasi Agama

Oleh : Ali Usman [Alumnus program teologi dan Filsafat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta]

Ber(agama) di kehidupan modern sekarang ini sungguh menjadi daya pikat yang tak terbantahkan. Kehadirannya tidak lagi dihujat dan dihindari secara sinis sebagimana yang pernah dilakukan oleh kaum ateis di awal-awal perkembangan ilmu pengetahuan beberapa abad silam. Animo masyarakat yang menyambut posotif agama tersebut menguatkan tesis Peter L. Berger (1991), yang menurut sosiolog humanistik itu sebagai kanopi suci (the secret canopy).

Agama, tulis Berger, ibarat langit suci yang teduh dan melindungi kehidupan. Agama sebagai penyiram panasnaya kehidupan, yang dapat menumbuhsuburkan tanaman. Dengan agama, manusia menjadi memiliki rasa damai, tempat bergantung, bahagia, dan memiliki ketenteraman hidup. Agama juga dapat melindungi manusia dari chaos, dari ketidakberartian hidup, dari situasi hidup tanpa arti.
Dari itu, secara ideal dan teoritis, pendapat Berger di atas tentu dapat dibenarkan, dan tak ada yang menyangkal kebenarannya. Namun dalam praktiknya, ketaatan beragama yang “berlebih” dalam dekade belakangan ini mulai diragukan, dikritik, dan diprotes oleh sebagian kalangan. Hal itu terjadi lantaran beberapa persitiwa seperti konflik antara etnis, bom bunuh diri, dan tindak kekerasan, disinyalir bersumbu pada ketaatan yang sangat “ekstrim” dalam memahami doktrin-doktrin agamanya. (lebih…)

Agustus 4, 2008 at 4:09 pm Tinggalkan komentar

Premanisme Berjubah dan Islam Damai

Oleh: Muwafiqotul Isma (Alumnus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)

Aksi kekerasan yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) dan Komando Laskar Islam (KLI) terhadap anggota aksi Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) di lapangan Momumen Nasional tentu menodai prinsip berbangsa dan bernegara(1/06). Di tengah memperingati hari Pancasila, penyerangan FPI itu seakan menggeser negara yang berasaskan Pancasila kepada negara yang berasaskan “Premanisme Berjubah”

Kekerasan itu mestinya tak terjadi. Polisi yang sudah mengetahui tentang rencana bertemunya dua kelompok yang bersebrangan justru melakukan “politik pembiaran”. Akibatnya, sederet nama menjadi korban dan masuk rumah sakit, Tak kurang dari 30 orang babak belur akibat ulah tak beradab tersebut, diantaranya M. Guntur Ramli (host Kongkow Bareng Gus Dur) dan Ahmad Suaedy (Direktur The Wahid Institute), KH. Maman Imanul Haq (Pengasuh Pondok Pesantren al-Mizan), Imdadun Rahmat (PP Lakpesdam NU), dan lain sebagainya. (lebih…)

Juli 17, 2008 at 6:39 am 1 komentar

Merajut Hubungan Islam-Barat

Oleh: Abd. Malik

Pertautan dua peradaban besar Islam dan Barat dalam panggung sejarah selalu menarik untuk disimak. Baru-baru ini hubungan dua peradaban ini kembali diuji dengan kejadian kontroversial yang disuguhkan film fitna hasil karya anggota parlemen (Partij voor de Vrijheid) Belanda, Geert Wilders. Kejadian ini bukan kali pertama. Ada banyak kejadian kontroversial yang berujung pada pembelahan dua kekuatan antara Barat dan Islam.

Pertanyaan sementara yang ingin saya kemukakan adalah apakah rentetan kejadian tersebut merupakan representasi konflik peradaban antara Islam dan Barat? Sekaligus membenarkan ramalan futuristik yang dipopulerkan oleh Samuel P. Huntington tentang benturan peradaban (clash of civilization)? (lebih…)

Mei 18, 2008 at 6:34 am Tinggalkan komentar


SELAMAT BERPUASA

Community for Religion and Social engineering (CRSe) mengucapkan SELAMAT BERPUASA bagi segenap umat Islam. Semoga amal ibadahnya di terima disisi Allah SWT.

Kategori

NGARSIP