Posts filed under ‘Liputan’

STOP KEKERASAN BERAGAMA

saat ini negara kita menjadi negara yang illiberal democracy, artinya Indonesia adalah negara demokrasi, tetapi tidak diikuti dengan tumbuhnya masyarakat yang liberal. Hal ini bisa ditunjukkan dengan fenomena masyarakat yang tidak sadar akan nilai-nilai liberal seperti menghormati hak individu, pluralisme dan perbedaan. Kondisi ini tentu saja akan menjadi ancaman besar bagi prospek kebebasan beragama di Indonesia di masa depan.” 

Demikian satu petikan penegasan yang dilontarkan oleh Lutfi as -Syaukani, Aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) sebagai salah satu pembicara dalam diskusi kampus pada tanggal 12 Februari 2008 yang dilaksanakan atas kerjasama Religious Reform Project (Repro), community for religion and social engineering (CRSe) dan Senat Fakultas Ushuluddin UIN Yogyakarta. Diskusi dengan tema “Prospek Kebebasan Beragama; Belajar dari Masa Lalu” ini menghadirkan dua pembicara lainnya, yakni Sahiron Syamsuddin, Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Farsijana Adeney, Dosen UKDW Yogyakarta.Lebih lanjut Lutfi mengatakan bahwa sebenarnya Indonesia mempunyai sisi positif dalam menjamin keberlangsungan iklim demorkasi. “tetapi di samping kelebihan ini ada sisi negatif yang bisa mencoreng nama baik bangsa ini, yakni beragam pelanggaran HAM yang terjadi di tanah air ” papar Lutfi dengan nada kesal. (lebih…)

Iklan

Maret 1, 2008 at 6:35 pm Tinggalkan komentar

Prospek Kebebasan Beragama

Pada tanggal 12 Februari 2008 digelar diskusi kampus dengan tema Prospek Kebebasan Beragama di Indonesia di Gedung Teatrikal Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Diskusi ini menghadirkan tiga pembicara dari latarbekalang pendidikan dan kultural yang berbeda. Lutfi Assyaukanie mewakili Jaringan Islam liberal, Sahiron Syamsudin dosen dari kampus UIN Sunan Kalijaga dan Farisajana Adeley dosen kampus UKDW yang juga aktivis HAM di salah satu NGO di Yogyakarta.

Diskusi ini dimoderatori oleh Direktur Community for Religion and Social engineering (CRSe), Hatim Gazali. DiksusiTampil sebagai pembicara pertama Sahiron memaparkan beberapa faktor yang memicu munculnya berbagai aliran baru dalam Islam maupun agama-agama besar lainya. Munculnya beberapa aliran dalam Islam seperti juga dalam konteks Indonesia didorong oleh beberapa faktor. Faktor utama menurut Sahiron adalah hakikat agama itu sendiri yang memberikan peluang bagi munculnya alira-aliran baru. Peluang tersebut ditemukan dalam sisi agama yang menawarkan suatu hal yang bersifat mistik dan asbtrak, misalnya konsep wahyu, malaikat, Tuhan. Seseroang bisa saja mengaku menerima wahyu atau ilham dari Tuhan melalui pergulatannya dengan dimesi batin ini. Karenanya fenomena ini menjadi wajar dan tidak ada alasan untuk menolaknya. Menolak kehadiran aliran baru sama halnya dengan mengingkari hakikat agama itu sendiri.Faktor kedua, lanjut Sahiron adalah ketidakpuasan terhadap aliran atau organisasi keagamaan yang sudah ada. Faktor ini sejalan dengan faktor ketiga berupa ketidakefektifan atau tidak dinamisnya organisasi keagaman yang ada. (lebih…)

Februari 29, 2008 at 6:35 pm Tinggalkan komentar


SELAMAT BERPUASA

Community for Religion and Social engineering (CRSe) mengucapkan SELAMAT BERPUASA bagi segenap umat Islam. Semoga amal ibadahnya di terima disisi Allah SWT.

Kategori

NGARSIP